
Dampak Badai Matahari Tahun 2012 - 2013
Isu aktivitas badai Matahari yang diperkirakan akan meningkat pada
pertengahan 2012 hingga 2013 mendatang mengakibatkan banyak kekhawatiran
bagai semua kalangan.
Lalu, apakah benar badai Matahari berhubungan
dengan suhu Bumi? Jika benar, apakah betul bahwa suhu panas yang
mungkin dirasakan sebagian warga Indonesia hari ini akibat badai
Matahari?
Mulyono Prabowo,
Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika mengatakan, memang betul aktivitas badai
Matahari bisa memengaruhi suhu Bumi.
"Peningkatan aktivitas
badai Matahari memang bisa mengakibatkan meningkatnya energi yang
diterima Bumi. Memang, itu bisa memengaruhi suhu di permukaan Bumi,"
papar Mulyono saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.
Meskipun
demikian, perlu dipahami bahwa efek badai Matahari tidak terjadi secara
tiba-tiba, dalam waktu singkat, dan ruang yang terbatas. Efek badai
Matahari akan terjadi secara gradual dan panjang.
"Jadi, efek
badai Matahari juga tidak satu-dua hari dan tiba-tiba, tidak hanya di
ruang terbatas. Peningkatan panas akan terjadi secara gradual
(bertahap), bertahan dalam waktu lama, dan menurunnya juga gradual,"
ungkap Mulyono.
Mulyono mengatakan, sampai hari ini cuaca masih
normal, belum menunjukkan adanya anomali akibat badai Matahari. Dalam
beberapa bulan ke depan juga diperkirakan masih normal.
Ia
menambahkan, walaupun badai matahari bisa meningkatkan curah hujan,
tidak bisa dikatakan bahwa badai Matahari menyebabkan banjir. Oleh
karena itu kita tidak perlu kawatir berlebihan akan dampak badai
matahari 2012
Sumber Wikipedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar